Konsumsi tinggi atas lemak hewani terbukti membawa banyak ekses. Tak cuma kegemukan, melainkan juga setumpuk persoalan kesehatan ala masyarakat modern: kolesterol tinggi, asam urat, yang ujungnya sampai kanker, jatung koroner, stroke, dan sebagainya.
Di sinilah kaum penganut dan penganjur vegetarian menemukan momentumnya. Selain dengan jargon penyelamatan lingkungan, irit air (karena peternakan selalu supertinggi dalam mengkonsumsi air), serta aksioma teror kesehatan itu tadi, moralitas pun dijunjung tinggi dalam kampanye tersebut. Isu yang diangkat adalah bahwa manusia hidup tak sendiri di muka bumi. Ada makhluk-makhluk lain sesama pemilik sistem saraf di tubuhnya (sehingga mereka bisa merasakan sakit pula) yang tak pantas dibunuhi, wajib disayangi, diberi empati, serta dihormati juga dalam hal perasaan hati serta gejolak emosi.
Maka, banyak yang bertobat. Kalangan ini tak lagi mengkonsumsi daging hewan.
Betapa suksesnya kampanye moral ini. Bahkan bisa Anda saksikan, di depan Puskesmas Depok, Sleman, Jogja, seorang pedagang yang semula mata pencahariannya bergantung pada pembunuhan ayam-ayam, kini memutuskan untuk BERTEMAN dengan unggas yang satu itu. Saya sajikan buktinya.
Well, do you also wanna make FRIEND with chi(c)ken, guys?


Posted by L. Wiji Widodo on Maret 8, 2010 at 7:26 am
..Akhirnya datang Juga….ini bukan program lama sebuah stasiun teve swasta, tapi komentar terhadap artikel baru ini…hampir tiap hari, mampir, nenggok, jelalatan….cari2 artikel baru….kl emang lagi banyak energi baca lagi artikel lamam di sini, kl waktu lg pelit langsung kabur….dengan kecewa blm ada artikel baru….
syukurlah hari ini…ada yg baru….maturnuwun…
Posted by mabukbahasa on Maret 8, 2010 at 9:26 am
wahaha, tersanjung aku mas
makasih sudah bertamu. kita pernah bertemu di alam nyata kah?
Posted by L. Wiji Widodo on Maret 10, 2010 at 1:28 am
di alam nyata, alam ghaib…blm pernah ber sua mas…secara ga sengaja sy kesasar di blog anda yg ciamik, kl pakai bahasa martabak super istimewa (telor 5) blog ini….sangat2 menginspirasi…
matur nuwun balasannya…
Posted by uun pedals on Januari 19, 2011 at 7:58 am
bwahahahaha… seru ceritanya. *baru ngakak setelah mengamati gambarnya :p